RF20033
Keesun
RF20033
| Ketersediaan Kabel: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Ini adalah jenis rakitan kabel adaptor RF (Frekuensi Radio) khusus yang dirancang untuk menghubungkan perangkat dengan konektor koaksial standar yang berbeda sambil memastikan kehilangan sinyal minimal. Rakitan kabel ini penting dalam aplikasi radio amatir profesional dan tingkat lanjut yang memerlukan keandalan dan kompatibilitas antara berbagai peralatan.
Rakitan ditentukan oleh tiga komponen utamanya: konektor SMA Male , konektor N Male , dan kabel koaksial LMR-200 yang saling berhubungan..
Konektor SMA (SubMiniature version A) adalah konektor koaksial format kecil yang umum.
Jenis Kelamin dan Polaritas: Ini adalah konektor Pria , artinya memiliki pin pusat dan ulir internal . Ini terhubung ke jack SMA Female (yang memiliki selongsong/lubang tengah dan ulir eksternal).
Aplikasi: SMA banyak digunakan pada perangkat yang memerlukan interkoneksi koaksial semi-presisi kecil, seperti router Wi-Fi, penerima GPS, modem seluler, peralatan uji RF, dan modul radio mini.
Konektor N (Tipe N) adalah konektor koaksial berukuran sedang yang lebih besar yang dirancang untuk penggunaan yang kuat, berdaya tinggi, dan frekuensi tinggi.
Jenis Kelamin dan Polaritas: Ini adalah konektor Pria , yang dilengkapi tengah pin dan ulir internal . Terhubung ke jack N Female.
Aplikasi: Konektor Tipe-N biasanya digunakan dalam instalasi yang lebih menuntut, termasuk stasiun pangkalan, antena eksternal (terutama antena pengarah gain tinggi), peralatan penyiaran, perangkat keras militer, dan peralatan uji laboratorium berdaya tinggi. Mereka disukai karena kinerjanya yang luar biasa hingga 11GHz atau lebih tinggi, dan kemampuan kedap airnya yang unggul.
LMR-200 adalah jenis Kabel Koaksial Kehilangan Rendah khusus yang diproduksi oleh Times Microwave Systems (atau yang setara dari produsen lain). Sebutan '200' mengacu pada perkiraan diameternya ( 0,195 inci atau 5 mm.
Kinerja Rugi Rendah: LMR-200 menggunakan konduktor tengah padat dan foil berlapis-lapis serta pelindung jalinan untuk mencapai redaman (kehilangan) sinyal yang jauh lebih rendah dibandingkan kabel standar seperti RG-58 atau RG-174. Hal ini penting untuk menjaga integritas sinyal saat perangkat ditempatkan secara terpisah.
Fleksibilitas: Kabel ini menawarkan keseimbangan yang baik antara kehilangan yang rendah dan fleksibilitas , membuatnya lebih mudah untuk dirutekan dibandingkan kabel yang lebih kaku dan berperforma lebih tinggi (seperti LMR-400), namun tetap mengungguli kabel yang lebih tipis dan sangat fleksibel.
Impedansi: LMR-200 memiliki impedansi karakteristik standar 50 (Ohm), cocok dengan hampir semua sistem komunikasi RF profesional dan komersial.
Rakitan kabel khusus ini digunakan sebagai kabel adaptor, jumper, atau pigtail dalam situasi di mana dua standar konektor berbeda harus dihubungkan dengan andal.
Menghubungkan Modem Kecil ke Antena Eksternal Besar:
Skenario: Menghubungkan modem seluler, gateway Wi-Fi, atau perangkat lain dengan port SMA Female ke antena luar ruangan dengan gain tinggi (dipasang di atap atau menara) yang diakhiri dengan jack N Female .
Fungsi : Kabel LMR-200 menjembatani jarak, ujung N Male dihubungkan ke antena besar dan ujung SMA Male dihubungkan ke modem kecil.
Tes dan Pengukuran:
Skenario: Digunakan sebagai kabel patch untuk menghubungkan perangkat portabel dengan port SMA ke peralatan laboratorium yang lebih besar (seperti penganalisis spektrum atau penganalisis jaringan vektor) yang sering menggunakan konektor Tipe-N untuk input utamanya.
Pelompat Menengah:
Skenario: Dalam instalasi yang melibatkan kabel yang panjang, tebal, dan rugi-rugi sangat rendah (misalnya, LMR-400), jumper LMR-200 yang lebih pendek ini dapat digunakan di dekat peralatan (ujung SMA) untuk memberikan fleksibilitas tanpa mengorbankan banyak kerugian, atau di dekat antena (ujung N) untuk transisi antar peralatan.
Pilihan kabel LMR-200 merupakan kompromi yang disengaja antara ukuran, fleksibilitas, dan kehilangan sinyal. Redaman untuk LMR-200 umumnya berkisar:
0,15dB pada 900MHz
0,25dB pada 2,4GHz
Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk jangka pendek hingga sedang dimana meminimalkan kehilangan pada frekuensi Wi-Fi atau seluler adalah hal yang penting.